Sunday, September 16, 2012

Cinta dan Kebahagiaan

mengapa berharap kedamaian-kebahagiaan akan tumbuh dari cinta, 

padahal mencintailah yang mampu menumbuhkannya? *solemnly*

Saturday, July 7, 2012

Bukan Kebetulan

Sebuah broadcast pengingat dari orang yang saya hormati, mungkin bermanfaat untuk kita semua : Co-pas dari milis sebelah......... 

Jika semua yang kita kehendaki terus kita MILIKI, darimana kita belajar IKHLAS
Jika semua yang kita impikan segera TERWUJUD, darimana kita belajar SABAR

 

Jika setiap do’a kita terus DIKABULKAN, bagaimana kita dapat belajar IKHTIAR

Seorang yang dekat dengan TUHAN, bukan berarti tidak ada air mata

Seorang yang TAAT pada TUHAN, bukan berarti tidak ada KEKURANGAN

Seorang yang TEKUN berdo’a, bukan berarti tidak ada masa masa SULIT

Biarlah TUHAN yang berdaulat sepenuhnya atas hidup kita, karena TUHAN TAU yang tepat untuk memberikan yang TERBAIK

Ketika kerjamu tidak dihargai, maka saat itu kamu sedang belajar tentang KETULUSAN

Ketika usahamu dinilai tidak penting, maka saat itu kamu sedang belajar KEIKHLASAN

Ketika hatimu terluka sangat dalam……, maka saat itu kamu sedang belajar tentang MEMAAFKAN

Ketika kamu lelah dan kecewa, maka saat itu kamu sedang belajar tentang KESUNGGUHAN

Ketika kamu merasa sepi dan sendiri, maka saat itu kamu sedang belajar tentang KETANGGUHAN

Ketika kamu harus membayar biaya yang sebenarnya tidak perlu kau tanggung, maka saat itu kamu sedang belajar tentang KEMURAH – HATIAN

Tetap semangat….

Tetap sabar….

Tetap tersenyum…..

Karena kamu sedang menimba ilmu di UNIVERSITAS KEHIDUPAN

TUHAN menaruhmu di “tempatmu” yang sekarang, bukan karena “KEBETULAN”……

Orang yang HEBAT tidak dihasilkan melalui kemudahan, kesenangan, dan kenyamanan.

MEREKA di bentuk melalui KESUKARAN, TANTANGAN & AIR MATA…






Saturday, June 30, 2012

HIDUP ADALAH KUMPULAN PARADOX, MUDAH MENJEBAK!

LIFE BEGINS AT 40
    "Hidup dimulai pada usia 40 tahun", mengapa orang menyatakan demikian? Mengapa pada usia 40? Salah satu alasannya mungkin adalah karena pada umur 40 usia kita sesungguhnya baru 17 tahunan! 40 dikurangi 1/3 hidup atau 13 tahun 4 bulan yang kita lalui untuk tidur (tidak dihitung). Sisa 26 tahun 8 bulan dikurangi lagi dengan 9 tahun masa kita sebagai anak-anak (tidak dihitung), & hasilnya adalah 17 tahun 8 bulan, kata orang itulah usia sesungguhnya dari seorang yang berumur 40.

    Seperti diakui umum oleh berbagai bangsa di hampir semua belahan bumi, usia 17 adalah usia dimulainya kedewasaan. Implikasinya adalah mungkin wajar kalo sebelum umur 40 seseorang dianggap belum memiliki pemikiran yang matang. Kendatipun demikian, sementara ahli maupun orang bijak menyatakan bahwa usia bukan merupakan variabel dari fungsi kedewasaan. Artinya, umur bukanlah penentu tingkat kedewasaan seseorang. Implikasi lainnya, orang yang mengurangi jam tidurnya cenderung untuk lebih tua, lebih cepat mencapai usia sesungguhnya. Semua itu bisa dipahami, namun yang jelas adalah bahwa ada bagian-bagian timeline hidup kita yang tidak kita sadari.

HIDUP ADALAH KUMPULAN PARADOX
    "Orang yang lebih tua lebih dewasa" adalah sebuah contoh paradox. Sebuah paradoks dapat diartikan sebagai  sebuah pernyataan atau sekelompok pernyataan yang mengarah kepada sebuah kontradiksi atau ke sebuah situasi yang berlawanan dengan logika atau intuisi. Agar lebih mudah dipahami, kita luaskan maknanya sehingga paradoks adalah sesuatu yang tampaknya benar tapi ternyata salah, atau sebaliknya yang tampaknya salah tapi benar. Ketika sampai di situ maka kita tentu bertanya; benar & salah menurut siapa, atau apa patokannya? Ya, harus ada sesuatu yang mutlak benar, memiliki kebenaran absolut dan kekal. Karena makhluk selalu nisbi maka patokannya adalah Al-Khaliq, Sang Pencipta, yang menjadi & harus dijadikan satu-satunya sumber kebenaran mutlak.

    Sangkin luasnya paradoks ini, berbagai disiplin ilmu memasukkan paradoks sebagai bagian yang harus dipelajari. Hukum Paradoks Nilai, Hukum Hasil Yang Semakin Berkurang, Paradoxical Commandments, Hukum Kelembaman, Efek Doppler, dst adalah contoh beberapa pembahasan dari beberapa disiplin ilmu dengan dasar fenomena ini. Maknanya, hidup kita memang dilingkupi paradoks. Lihatlah bumi ini yang tampaknya adalah tempat tinggal yang paling  nyaman -dan kalau bisa maka ingin kita tinggali selamanya- dan dengan berbagai cara kita berusaha tetap hidup enak, namun kenyataannya hanyalah sebuah titik kecil di alam semesta yang di dalamnya adalah api yang terus menyala yang setiap saat bisa membakar. Bumi adalah tempat tinggal paling nyaman adalah sebuah paradoks, jika kita melihat the big picture, gambar besarnya atau bahkan detilnya.

    Hubungan manusia dengan manusia yang begitu rumit atau begitu sederhana (tergantung pemahaman intuisi maupun logika masing-masing) tak ayal adalah sebuah dunia yang dipenuhi berjuta paradoks. Kita mengenal paradoks ini dengan kata yang lebih akrab, yaitu ujian, sebagai salah satu contohnya. Keadaan A tampak benar, padahal salah. Situasi B tampak salah, padahal benar. Pernyataan C terdengar benar, padahal salah. Kata-kata si D agaknya benar, padahal salah, dst. Dengan demikian, memegang pedoman yang kekal adalah sebuah hal wajib yang harus dilakukan jika tidak ingin pikiran dan perasaan kita diobak-abrik oleh berjuta paradoks yang melingkupi. Sebagai pribadi, di samping selalu melihat gambar(an) besar atau detil, kita juga dituntut mengenal dengan baik siapa diri kita dan kedudukan setiap orang bagi diri kita. Wallaahu a'lam! 

Hidup adalah kumpulan paradoks, hanya mereka yang memiliki ketajaman panca indera, pikiran, dan batin akan hidup bahagia, dan sampai ke tempat kembali dengan selamat. Bergembiralah orang yang telah mengenali dengan baik berjuta paradoks yang melingkupi hidupnya.

[bersambung, mungkin...]


Monday, April 30, 2012

About Thought

As a single footstep will not make a path on the earth, so a single thought will not make a pathway in the mind. To make a deep physical path, we walk AGAIN AND AGAIN. To make a deep mental path, we must THINK OVER AND OVER the kind of thought we wish to dominate our lives (Henry D. Thoreau)

And people say; whatever dominates our everyday lives is called GOD!


Tuesday, April 17, 2012

Maknailah...

Lihatlah tempatmu berpijak, hargailah, maknailah, 
kecuali engkau berpijak di atas tanah yangg gersang. 
Kalopun begitu, engkau masih bisa menciptakan makna untuknya, untukmu, & smua yg mgkn akan datang...



Saturday, February 25, 2012

The Oxygen

Tahu gak, berapa banyak oxygen (O2) yg kita könsumsi tiap menit, tiap hari? silakan baca terus, angkanya sangat besar! kalo kita tahu, semestinya kita semua jadi orang baik karena selalu bersyukur atas karunia-NYA.

jantung seorang dewasa, normalnya memompakan 1000 ml OXYGEN tiap menit = 60 liter/jam = 1.440 liter/hari, subhanallah!!! jika tiap liter ditarik biaya bacaan 1 surat dlm Al-Quraan maka dlm 1 hari kita mesti khatam skitar 12x! tapi DIA gak perintahkannya...

bandingkan dg harga O2 di RUMAH SAKIT, itu baru 1 zat yg disebut O2, betapa besar kasih sayang dan betapa luas karunia-Nya. 

(cukup shalat 5 waktu, msg2 untuk 288 liter O2, mudah2an kita smua bisa!)




Saturday, January 28, 2012

Tentang Cinta

Mari bicara ttg cinta di akhir pekan ini! 

CINTA adalah... kehendak untuk menjangkaukan diri (kepada orang lain) dengan tujuan untuk merawat pertumbuhan bathin diri sendiri dan/atau orang lain itu.

(the will to extend one's self for the purpose of nurturing one's own or another's spiritual growth. 
[Erich Fromm, M. Scott Peck, et al.]

JADI, bukanlah cinta jika kita tidak pernah pikirkan keadaan bathin, tingkat spiritual kita sendiri dan orang yang (katanya) kita cintai. 

Have a nice weekend!




Putri, Berkah Untuk Semua

Belum reda euforia atas kemenangan Tim Nasional Sepakbola kita di ajang SEA Games XXXII Cambodia, kini bangsa Indonesia kembali dibuat bangg...